Panji Balitar sesunguhnya adalah jelmaan Dewi Surenggrono,
yang kecewa pada Laki-laki. Dewi Surenggrono tidak iklas sang Panji Asmoro
Bangun bersikap semena-mena dan pergi meninggalkan Dyah Candra Kirana tanpa
alasan. Naluri sebagai seorang perempuan membuahkan dendam pada laki-laki dan mengubahnya menjadi figure
laki-laki yang haus kekuasaan.
Cuplikan singkat cerita dalam Serat Panji Balitar, yang
menceritakan sisi buruk sang Panji Balitar dengan segala dendam dan egoismenya.
Panji Balitar atau Dewi Surenggrono tidak iklas ketika melihat laki-laki berbuat
semena mena pada istrinya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar